Remote Telnet Di Debian
Ciri-Ciri Telnet
- Metode yang sering di gunakan
- Merupakan virtual terminal application
- Dikirim dalam bentuk clear text
- Tidak secure
Install Paket Telnet Di Debian
root@debian:~# apt-get install telnetdDisaat penginstallan telnet, ada pilihan untuk masukan cd. cari cd yang ada aplikasi telnetnya ya...
Setting IP Di Setiap Perangkat
Setelah selesai menginstal, kita buka client dan setting Ip untuk clientnya di network dan sharing center di kontrol panel. Dengan Ip yang sama seperti ip server hanya saja bagian akhir ip harus di bedakan. netmasknya juga di samakan. dan gateway adalah ip yang di gunakan server (debian). Contohnya :- Di Server
- Ip address : 192.168.1.1
- netmask : 255.255.255.0
- Di Client 1
- Ip Address : 192.168.1.2
- netmask : 255.255.255.0
- Di Client2
- Ip Address : 192.168.1.2
- netmask : 255.255.255.0
Mengaktifkan Fitur Telnet Di Client
setelah itu kita bisa langsung mencobanya dengan membuka cmd dan gunakan perintah telnet (ip server). Contohnya :
telnet 192.168.1.134
Lalu login di salah satu user yang ada pada debian, jangan login menggunakan root karena disebabkan faktor kelemahan dari aplikasi telnet. Maka remote server menggunakan telnet berhasil. selain itu cobalah cari kelemahan-kelemahan telnet.